Happy Beauty Readers!!
As we know, mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Siapa sih yang ga pengen wajah mulus bebas jerawat?. Ketika berhubungan dengan
perawatan kulit, antioksidan dapat membantu merawat dan melindungi dari
pengaruh sinar matahari dan polusi serta menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan.
Apa yang kalian pikirkan ketiga mendengar buah labu
kuning? Pastinya tidak jauh dari olahan makanan yang lezat. Ternyata buah labu
kuning memiliki banyak manfaat lainnya loh, yuk kita bahas lebih lanjut…
![]() |
| Gambar 1. Ilustrasi Labu Kuning (Cucurbita moschata) Sumber: https://bukuteori.com/ |
Tanaman labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan suatu
jenis tanaman sayuran menjalar dari famili Cucurbitaceae, yang tergolong dalam
jenis tanaman semusim yang setelah berbuah akan langsung mati. Tanaman labu
kuning ini telah banyak dibudidayakan di negara-negara tropis seperti Indonesia,
Afrika, Amerika, India dan Cina (Hendrasty, 2003).
Tanaman labu kuning sudah dikenal dan
dibudidayakan sejak bertahun-tahun sebelum masehi, bahkan bangsa Indian
memanfaatkannya sebagai makanan utama (Widayati dan Damayanti, 2000).
![]() |
| Gambar 2. Labu kuning (Cucurbita moschata) Sumber: https://nova.grid.id/ |
Labu kuning merupakan salah satu produk hortikultura
termasuk famili Cucurbitaceae yang mempunyai nutrisi yang beragam. Warna oranye
menandakan labu mengandung antioksidan penting yaitu β karoten. Bahan ini
dikonversi menjadi vitamin A di dalam tubuh. Pada proses konversinya menjadi
vitamin A menghasilkan banyak fungsi penting untuk kesehatan secara keseluruhan
(Rahmi dkk, 2011). Antioksidan secara signifikan meningkatkan kemampuan kulit
untuk memerangi kerusakan yang disebabkan matahari. Penelitian telah
menunjukkan bahwa menggunakan antioksidan dapat meningkatkan kemampuan kulit
memerangi penuaan dini akibat paparan sinar matahari tanpa pelindung. Ketika
dipasangkan dengan tabir surya spectrum luas, antioksian menawarkan pertahanan
lebih lanjut lingkungan dan membantu
mengurangi kerusakan kolagen kulit.
Selain itu, labu kuning memiliki kandungan karbohidrat
yang tinggi, kaya vitamin (A dan C) dan(Ca, Fe, dan Na). Waluh juga mengandung
inulin dan serat pangan yang sangat dibutuhkan untuk pemeliharaan kesehatan
(Ramadhani dkk, 2012).
Masker alami bukan hanya bisa dibuat dari tomat,
bengkoang ataupun mentimun. Disini aku ingin memberitahu manfaat labu kuning
sebagai masker yang kaya antioksidan. Perawatan kulit wajah bebas jerawat dapat
dilakukan dengan menggunakan teknologi dan menggunakan kosmetik, salah satu
kosmetik yang dapat digunakan untuk perawatan kulit wajah yaitu masker. Masker
adalah bahan kosmetik yang digunakan pada akhir perawatan kulit wajah sesudah
pembersihan total dari massage.
![]() |
| Gambar 3. Ilustrasi Masker LabuSumber: https://m.liputan6.com/ |
Bagaimana cara membuat masker dari labu kuning? Let’s we
find out !
Bahan-bahan yang bisa kita gunakan, 1/2 cangkir labu, 1/2
cangkir yogurt plain, dan 1 sdm madu. Cara membuatnya cukup mudah dimulai
dengan blender labu dan tambahkan yogurt ke dalamnya. Lalu masukkan madu
organik dan aduk semua bahan. Oleskan pada wajah secara merata tapi hindari
area wajah. Diamkan masker selama 15-20 menit sebelum dibilas dengan air hangat
lalu keringkan.
Labu
juga mengandung asam lemak tinggi dan vitamin E yang dapat menjaga kesehatan
kulit. Vitamin E, selenium, seng dan asam lemak esensial efektif untuk
anti-penuaan, manfaat labu kuning lainnya dapat mencegah munculnya jerawat,
mencerahkan kulit, menghilangkan bekas jerawat dan dapat melembabkan kulit
wajah
Mungkin sampai sini dulu artikel yang dapat aku share ke
kalian, terimakasih beauty readers, semoga kalian suka dan semoga bermanfaat 😊
Referensi
Hendrasty, H.K, 2003. Tepung Labu Kuning
Pembuatan dan Pemanfaatanya. Yogyakarta: Kanisius
Rahmi, S. L., Indriyani dan Surhaini. 2011. Penggunaan Buah Labu Kuning sebagai Sumber
Antioksidan dan Pewarna Alami pada Produk Mie Basah. Vol 13, no 2 hal 29-36.
Jambi: Fakultas Pertanian Universitas Jambi
Ramadhani, G.A. 2012. Analisis Proximat, Antioksidan dan Kesukaan Sereal Makanan Dari Bahan
Dasar Tepung Jagung (Zea mays L.) dan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata
Durch). Semarang: Universitas Diponegoro
Widayati E dan Damayanti. 2000. Aneka Pangan
Labu Kuning. Surabaya: Trubus Agrisarana.


